BINGUNG

 

AWAL YANG PENUH SEMANGAT

semangat mengetik

pixabay.com/en/macbook-laptop-computer-keyboard

Hari selasa, tanggal 2 febuari jam 00.30 aku sampai di setasiun madiun, aku beristirahat sejenak bersama seorang ustsdz yang mengantarku ke pondok sintes.jam 01.00 aku melajutkan perjalanan dengan naik ojek ke pondok sintesa. jam 01.30 aku datang ke pondok sintea, Tapi aku bingung tak ada nama pondok sintesa yang terpang-pang, yang ada hanya papan nama Yayasan Badrussalam dan SD IT Badrussalam. Suasana malam itu sepi taka da orang yang bisa ditanyai, aku pun kembali mencari orang yang bisa ditanyai.

Aku dan tukang ojek memutuskan ke kantor polisi, untuk menanyai tempat pondok sintesa berada, ketika tiba di lampu merah, ada sesosok bapak yang kira – kira berumur 30 tahun, berjenggot lebat memakai motor legenda keluar dari kantor polisi. Dan berhenti di depan kami, “ono opo mas…??” Tanya beliau, “iki loh mas… pondok sintesa iko ngendi yo..??” Tanya tukang ojek, “owh… pondok sintesa… iko loh…. Neng kene lurus terus.. nanti ono papan tulisane badrussalam iko pondok sintesa… aku dulu tinggal neng kono” jelas seorang bapak – bapak tadi.

Akhirnya aku kembai lagi ke tempat yang kuk kira bukan pondok sintesa, jam menunjukan pukul 02.00 akupun tidur di masjid Al – huda. Jam 04.00 aku bangun, lalu whudu dan melakssanakan sholat subuh. Setelah solat aku bertemu Mas Vatih, beliau menyuruh mas syafiq mengantarku ke asrama.

bi

bngung.blogspot.com

Sejenak terlintas dalam benakku dimana santinya?, tapi sudahlah. Akupun merapihkan bajuku ke dalam loker, lalu sedikit berbincang dengan Mas Vatih.

Satu minggu berlalu, masa penyesuaian dengan lingkungan berakhir. Aku mulai menikuti pelajaran dan kegiatan sebagaimana santri yang lain, ketika pelajaran aku hanya bisa magut tanpa faham. Tapi aku harus tetap semangat dan terus semangat.

Membeli web sudah, tapi aku masih bingung setelah itu semua, aku lupa semuanya, tapi aku yakin suatu saat aku akan faham semua. Tugas pertama di berikan, untuk membuat sebuah cerita tentang kisah pribadi dengan lima ratus kata atau lebih.

KEHABISAN IDE DAN KATA

notes

pixabay.com/en/notes-paper-paper-ball-memo-office

Tugas pertama aku kerjakan dengan semangat, dengn ide – ide yang keluar dengan sendirinya. Kisahku yang pertama selesai dengan satu rubu kata lebih, tapi aku belum mempublikasikannya karna kendala web pertamaku yang eror, akhirnya aku memutuskan untuk membua kisah selanjutnya.

Kisah yang kedua, ketiga ,dan keempat sudah beres semua, tapi aku mulai kehabisan ide dan kata. Tapi semangat ku belum pudar, ku lanjutkan menulis kisah yang kelima, yang mulai kesulitan. Akhirnya selesai sudah kisah yang kelima.

Mungkin aku terlalu bersemangat, hingga aku boros dengan kata – kata, dan ide – ide mulai hilang, aku duduk di depan laptop, berdiam diri tanpa melakukan apa – apa . tangan ku letakan di atas keyboard, mata memandang ke layar laptop, namun fikiran berusaha mencari sebuah ide dan sepenggal kata. Aku mulai kebingungan , aku mulai putus asa, optimisku mulai sedikit memudar tapi ku berusaha mempertahankan agar tetap semangat dan optimis.

Temanku memberikan ide, aku setuju dengan ide itu, sebuah kisah kesulitan dalam membuat cerita, itu idenya dia, yang ku kembangkan menjad sebuah cerita, tentang kebingugan saat kehabisan kata. Aku mula bangkit dan semangat kembali, aku tuliskan kata demi kata, hingga menjadi sebuah cerita.

Selalu optimis, dan jangan menyerah setiap kejadian yang menimpa kita pasti terkandung pelajaran yang berharga dan penuh hikmah.

Leave a Reply