Cara Menanam Bawang Merah Untuk Hasil yang Memuaskan

Bawang merah merupakan rempah – rempah yang wajib ada di dapur. Akan tetapi, harga bawang merah makin hari makin mahal. Walhasil banyak orang yang mengeluhkan akan mahalnya bawang merah yang menanjak , tapi  jangan khawatir mari kita budayakan untuk berfikir kereatif.

Mungkin jika anda mempunyai barang bekas seperti ember atau bak yang sudah tidak terpakai, coba untuk sekarang anda paikai barang yang mungkin sudah terpakai untuk media menanam bawang merah. Atau mungkin anda ingin menggunakan polybag, itu tidak masala.

Nah berikut ini cara mudah untuk menanam bawang merah di pekarangan rumah, yuk kita simak.

Persiapan media tanam

media bertanam

pixabay.com/en/gardening-pots-plants-soil

Yang pertama yang harus kita lakukan yaitu kita menyiapkan meia tanam  dengan urutan penyusunan sebagai berikut:

  1. siapkan polybag atau ember yang sudah tidak terpakai,
  2. isilah ember yang sudah di lubangi atau polybag dengan pecahan – pecahan genteng,
  3. lalu selajutnya isi ember dengan pasir kira kira 4 – 5 cm dari permukaan genteng tadi,
  4. selanjutnya tambahkan tanah kira – kira 5 cm,
  5. dan yang terakhir isilah polybag atau ember dengan tanah humus atau tanah yang sudah di campur pupuk kandang atau pupuk organik.

Nah, media tanam sudah jadi dan kita lanjut ke tahap selanjutnya.

Persiapan bibit

bawang merah

pixabay.com/en/red-onions-vegetables-vegetable-onion

 

Setelah kita menyiapkan media penanaman, sekarang kita menyiapkan bibit bawang merah yang unggulan. Nah, berikut saya akan mencoba  menjelaskan tentang mencari atau memilih bibit yang unggul :

  1. bawang merah mempunyai beberapa jenis yaitu jenis local, Thailand dan, Philip cross. Jadi, jika sedang musim kemarau  pilih bibit jenis Thailand. Jenis Thailand sangat cocok di tanam di musim kemarau karena jenis ini jika di tanam pada musim penghujan kurang tahan terhadap air. Dan jika musim penghujan maka kita pilih bibit jenis lokal.
  2. Penampilan umbi bibit harus sehat, padat, tidak keriput dan warna agak pudar dan kehitam – hitaman.
  3. Tunas umbi bibit sudah terlihat kehijau hijauan.
  4. Umbi bibit akan bisa di tanam jika sudah berumur minimal 2 bulan setelah panen, untuk jenis local. Dan untuk jenis Thailand minimal sudah di simpan 3 bulan lamanya.
  5. Dan yang terakhir pilihlah umbi bibit yang berukuran sedang, jangan kecil dan jangan terlalu besar.

Penanaman

penanaman bawang

www.birdsandblooms.com

Setelah memilih bibit yang unggulan, sekarang kita menuju tahap selajutnya yaitu penanaman. Berikut cara yang baik untuk penanaman :

  1. Potonglah ujung suing bibit kira – kira 1/3 bagian,
  2. Lalu tanam bibit yang sudah di potong, dengan kedalaman ukuran bawang sebelum di potong dengan lebih sedikit kita – kira 1 cm,
  3. Gunakan media penanaman untuk menanam bibit 2 – 3 siung ( jika media berukuran sebesar ember cat yang tanggung ), dengan jarak 5 cm antara satu lubang dengan lubang yang lainnya,
  4. Lalu tutup lunang tadi dengan tanah yang gembur,
  5. Dan tahap terakhir jangan lupa menyiram setiap 2 kali sehari jika musim kemarau, jika umbi sudah tampak jangan terlalu banyak di siram agar umbi cepat tua.

Pemanenan

panen bawang

pixabay.com/en/garden-gardening-bed-earth

Tanda – tanda  tanaman bawang anda yang sudah siap untuk d panen adalah 80% daun rebah menguning serta leher batang kosong / gembos, umbi Nampak ke permukaan tanah serta berwarna merah, Kira – kira umur tanaman sudah 3 bulan dari penanaman.

Baca juga artikel tentang Nutrisi Hidroponik.

Nah, sekarang anda tidak perlu bingung untuk memikirkan harga bawang merah yang mahal. Anda cukup menanam bawang di pekarangan dengan modal yang sangat sedikit, dan jangan lupa hasil panen ada yang di jadikan untuk bibit agar tida perlu banyak modal yag keluar.

Leave a Reply