Cara Mencangkok yang Baik dan Benar Agar Hasil Memuaskan

Penjelasan Tentang Mencangkok

Dalam mencangkok sebuah pohon, alangkah baiknya kita harus mengetahui tanaman jenis apakah yang akan kita cangkok dan apakah tanaman tersebut bisa kita cangkok. Sebab pada umumnya tanaman yang dapat di cangkok yaitu tanaman yang berkambium serta tanaman dikotil (tanaman berbiji dua keeping).

mencangkok

Apa saja keuntungan yang akan kita tuai dalam mencangkok tanaman? Keuntungan dalam mencangkok tanaman di antaranya bisa menghasilkan buah lebih cepat,  menghasilkan buah lebih banyak, dan menghasilkan kualitas buah yang sama dengan pohon yg tidak d cangkok.

Lalu bagaimana dengan kekurangan dari mencangkok tanaman? Setiap kelebihan pasti ada kekurangan dan setiap kekurangan pasti ada kelebihannya. Adapun kekurangan dari mencangkok pohon yaitu pohon cepat roboh disebabkan tidak memiliki akar yang kuat di bandingkan akar pohon yang di tanam secara alami atau dari biji langsung, banyak kegagalan dari mencangkok akibat akarnya yang tidak tumbu, dan masih banyak lagi kekurangan yang ada dalam sistem tanam cangkok.

Cara Mencangkok Tanaman

Berikut ini kita akan mempelajari bagaimana cara mencangkok yang baik dan benar agar hasil cangkokan kia bisa tumbuh sempurna dan juga bisa membuat kita puas dari hasil cangkokanya. Dan dalam mencangkok juga kita harus mempunyai keahlian tertentu dan memerlukan kehati-hatian dan memerlukan alat-alat yang harus kamu siapkan sebagai berikut.

mencangkok

 

 Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam mencangkok:

  • Tanaman yang bisa di cangkok,
  • Tanah gembur atau tanah humus hitam,
  • Pupuk kandang
  • Pisau yang tidak kotor dan berkarat atau bisa menggunakan kater,
  • Gergaji,
  • Pembungkus cangkok bisa pelastik, sabut, atau ijuk,
  • Tali untuk mengikat cangkokan,
  • polybag

 

Langkah-langkah Mencangkok:

  1. Ambilah dahan tanaman yang bergaris tengah kira-kira 2 cm dengan panjang dahan kira-kira 100 cm Dan bentuk dahan tumbuh tegak.

 

  1. Buatlah garis pada kulit cabang secara melingkar kira-kira dengan jarak sepanjang 3-5 cm. Kulit cabang yang disayat sebaiknya berada tepat di bawah kuncup daun.

 

  1. Kupaslah kulit dahan itu dengan ujung pisau yang telah di sediakan atau menggunakan kater. Pastikan kambium yang ada pada bagian kayu sudah benar-benar habis terkikis habis, lalu bersihkan semua lendir yang membasahi kayu yang telah dikerik.

 

  1. Keringkan bagian dahan yang telah dikupas dan dibersihkan dari lendir yang ada pada kayu dengan membiarkannya selama kurang lebih 2-5 hari.

 

  1. Berikutnya setelah dibiarkan selama 2-5 hari bungkuslah dahan yang telah terkelupas dengan plastik, ijuk, atau sabut yang telah di sediakan. Ikatlah terlebih dahulu bagian bawah lembaran pembungkus kira-kira 6 cm di bawah sayatan yang telah di buat.

 

  1. Kemudian masukkan tanah basah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang ke dalam pembungkus itu hingga terisi penuh. Rapikanlah tanah yang ada di dalam pembungkus sehingga dahan yang terkelupas sudah benar-benar tertutup tanah secara keseluruhan. Lalu ikatlah bagian atas lembaran pembungkus.

 

  1. Usahakan agar tanah pada bagaian yang dicangkok dalam keadaan tetap lembab dengan cara menyiram tanah cangkokan secara teratur (pada pagi hari dan sorehari), terutama pada musim kemarau. Cara yang tepat dalam menyiram tanah cangkokan yaitu dengan membuka ikatan atas pada cangkokan untuk sementara.

 

  1. Perhatikan dan amatilah keadaan dahan yang dicangkok saat kamu menyiramnya agar kamu tahu bagai mana perkembangan hasil cangkoknya apakah bagus atau tidak yang nantinya akan menjadi bahan pelajaran tambahan bagi kamu. Pertumbuhan akar yang sempurna membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan, jika akar sudah tumbuh sempurna, potonglah dahan tesebut dengan menggunakan gergaji tepat di bawah pembungkus cangkokan.

 

  1. Perlu kamu ketahui yang kamu harus lakukan adalah jangan langsung menanam cangkokan ini di tanah kebunyang terbuka, alangkah lebih baik hasil cangkokan itu disemaikan terlebih dahulu. Untuk itu, tanamlah hasil cangkokan pada polybag yang telah di isi dengann campuran tanah gembur dan pupuk kandang.

 

  1. Tanamlah cangkokan di wadah persemaian yang telah disediakan lalu letakkan di tempat yang teduh. Letakan persemayan ini dalam jangka waktu kira-kira 3 bulan lamanya. Setelah penyemaian bisa kita dipindahkan ke tempat yang lebih banyak mendapat cahaya matahari. Setelah semayan tadi berumur kira-kira 3 bulan, akhirnya hasil cangkokan bisa kita pindahkan di tanah yang terbuka terbuka dengan ketentuan agar kamu menanam cangkokan bersama dengan tanah semaiannya sekaligus.

 

  1. Yang terakhir, jangan lupa agar tanama baru ini untuk selalu di siram setiap hari secara teratur pada siang hari dan sore hari. Kami menyarankan agar menyiramnya pada pagi yaitu sebelum ada sinar matahari dan ketika sore hari lebih bagus di siram pada saat matahari di ufuk barat.

Begitulah sedikit tips dari cara mencangkok yang baik dan benar agar hasil cangkokan kamu memuaskan. semoga bermanfaat dan kami ucapkan banyak-banyak terimakasih atas kunjungannya, semoga berhasil dan memuaskan, selamat membaca dan mencoba.

Baca juga artikel tentang nutrisi hidroponik.

Leave a Reply