Urutan Pangkat TNI Dari yang Tertinggi Hingga yang Terendah

Kamu orang indonesia bukan? pastinya kamu tahu dong pangkat-pangkat TNI yang ada di indonesia. Jika kamu belum mengetahui pangkat dari TNI kali ini kamu akan segera mengetahui apa saja pangkat-pangkat TNI, mulai Dari TNI AD (Angkatan Darat), TNI AL (Angkatan Laut), hingga TNI AU (Angkatan Udara).

Pangkat Jendral

pabosi.net

Berikut ini kami akan menjelaskan pangkat TNI dari yang tertinggi hingga yang terendah:

 

Pangkat TNI-AD (Angkatan Darat)

Pangkat TNI

pabosi.net

Pangkat pada TNI-AD mempuyai 9 jenjang dan pada setiap jenjangnya memiliki beberapa pangkat tertentu. Jenjang yang teratas yaitu pada pangkat kehormatan yang berpangkat sebagai Jendral Besar, pangkat Jendral Besar merupakan pangkat tertinggi dari TNI-AD, dan pangkat ini hanya akan diterima oleh seorang yang sangat berjasa.

Perwira Tinggi merupakan jenjang yang berada di bawah Jendral Besar. pada jenjang ini, ada empat pangkat yaitu pangkat Jendral dengan penghargaan bintang empat, Lentena Jendral dengan penghargaan bintang tiga, Mayor Jendral dengan penghargaan bintang dua, dan Brigadir Jendral dengan penghargaan bintang satu.

Jenjang selanjutnya adalah Perwira Menengah yang merupakan jenjang yang berkedudukan di bawah para Perwira pada jenjang atas. pada jenjang Perwira Menengah ada 3 kedudukan yang pertama iyalah Kolonel dilambangkan dengan melati tiga, Lentena Kolonel di lambangkan dengan melati dua, dan Mayor yang di lambangkan dengan melati satu.

Logo TNI-AD

Tentara Negara Indonesia AD

Perwira Pertama merupakan jenjang di bawah Perwira Menengah, pada jenjang ini ada 3 kedudukan atau pangkat, pangkat yang paling tinggi dari perwira pertama adalah Kapten yang biasanya dilambangkan dengan setrip tiga, Lentena Satu dilambangkan dengan setrip dua, dan Lentena Dua yang dilambangkan dengan setrip satu.

Bintara Tinggi adalah golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua, pada jenjang ini ada dua kedudukan yang pertama adalah Pembantu Lentena Satu yang dilambangkan dengan garis melengkung seperti huruf “M” berjumlah dua dan Pembantu Lentena Dua dengan dilambangkan dengan garis yang sama seperti Pembantu Lentena Satu akan tetapi berjumblah satu.

Bintara adalah golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua, dan lebih tinggi dari Kopral Kepala atau Ajun Brigadir Polisi. Bintara merupakan tulang punggung Kesatuan atau sebagai penghubung antara Perwira dengan Tamtama atau sebaliknya. pada jenjang ini ada 4 kedudukan yaitu Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, dan Sersan Dua.

Pembagian tamtama di TNI. merupakan golongan calon bintara di TNI, terdiri dari tiga kepangkatan, dari paling tinggi Kopral Kepala, Kopral Satu, dan Kopral Dua. merupakan golongan pangkat Prajurit di TNI.

Adapun jenjang yang paling rendah dan paling akhir adalah Tamtama yang merupakan golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang paling rendah, mulai dari Prajurit Dua, Prajurit satu, dan Prajurit Kepala.

 

Pangkat TNI-AL (Angkatan Laut)

TNI-AL

pabosi.net

Pangkat pada TNI-AL mempuyai 9 jenjang dan pada setiap jenjangnya memiliki beberapa pangkat tertentu. Jenjang yang teratas yaitu pada pangkat kehormatan yang berpangkat sebagai Laksamana Besar, pangkat Laksamana Besar merupakan pangkat tertinggi dari TNI-AL, dan pangkat ini hanya akan diterima oleh seorang yang sangat berjasa.

Perwira Tinggi merupakan jenjang yang berada di bawah Laksamana Besar. pada jenjang ini, ada empat pangkat yaitu pangkat Laksamana dengan penghargaan bintang empat, Laksamana Madya dengan penghargaan bintang tiga, Laksamana Muda dengan penghargaan bintang dua, dan Laksamana Pertama dengan penghargaan bintang satu.

Jenjang selanjutnya adalah Perwira Menengah yang merupakan jenjang yang berkedudukan di bawah para Perwira Tinggi pada jenjang atas. pada jenjang Perwira Menengah ada 3 kedudukan yang pertama yaitu Kolonel dilambangkan dengan melati tiga, Lentena Kolonel di lambangkan dengan melati dua, dan Mayor yang di lambangkan dengan melati satu.

Logo TNI-AL

Tentara Negara Indonesia AL

Perwira Pertama merupakan jenjang di bawah Perwira Menengah, pada jenjang ini ada 3 kedudukan atau pangkat, pangkat yang paling tinggi dari perwira pertama adalah Kapten yang biasanya dilambangkan dengan setrip tiga, Lentena Satu dilambangkan dengan setrip dua, dan Lentena Dua yang dilambangkan dengan setrip satu.

Bintara Tinggi adalah golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua, pada jenjang ini ada dua kedudukan yang pertama adalah Pembantu Lentena Satu yang dilambangkan dengan garis melengkung seperti huruf M berjumlah dua dan Pembantu Lentena Dua dengan dilambangkan dengan garis yang sama seperti pembantu lentena satu akan tetapi berjumblah satu.

Bintara adalah golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua, dan lebih tinggi dari Kopral Kepala atau Ajun Brigadir Polisi. Bintara merupakan tulang punggung Kesatuan atau sebagai penghubung antara Perwira dengan Tamtama atau sebaliknya. pada jenjang ini ada 4 kedudukan yaitu Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, dan Sersan Dua.

Pembagian tamtama di TNI. merupakan golongan calon bintara di TNI, terdiri dari tiga kepangkatan, dari paling tinggi Kopral Kepala, Kopral Satu, dan Kopral Dua. merupakan golongan pangkat Prajurit di TNI.

Adapun jenjang yang paling rendah dan paling akhir adalah Tamtama yang merupakan golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang paling rendah, mulai dari Prajurit Dua, Prajurit satu, dan Prajurit Kepala.

 

Pangkat TNI-AU (Angkatan Udara)

TNI-AU

pabosi.net

Pangkat pada TNI-AU mempuyai 9 jenjang dan pada setiap jenjangnya memiliki beberapa pangkat tertentu. Jenjang yang teratas yaitu pada pangkat kehormatan yang berpangkat sebagai Marsekal Besar, pangkat Marsekal Besar merupakan pangkat tertinggi dari TNI-AU, dan pangkat ini hanya akan diterima oleh seorang yang sangat berjasa.

Perwira Tinggi merupakan jenjang yang berada di bawah Marsekal Besar. pada jenjang ini, ada empat pangkat yaitu pangkat Marsekal dengan penghargaan bintang empat, Marsekal Madya dengan penghargaan bintang tiga, Marsekal Muda dengan penghargaan bintang dua, dan Marsekal Pertama dengan penghargaan bintang satu.

Jenjang selanjutnya adalah Perwira Menengah yang merupakan jenjang yang berkedudukan di bawah para Perwira Tinggi pada jenjang atas. pada jenjang Perwira Menengah ada 3 kedudukan yang pertama yaitu Kolonel dilambangkan dengan melati tiga, Lentena Kolonel di lambangkan dengan melati dua, dan Mayor yang di lambangkan dengan melati satu.

Logo TNI-AU

Tentara Negara Indonesia AU

Perwira Pertama merupakan jenjang di bawah Perwira Menengah, pada jenjang ini ada 3 kedudukan atau pangkat, pangkat yang paling tinggi dari perwira pertama adalah Kapten yang biasanya dilambangkan dengan setrip tiga, Lentena Satu dilambangkan dengan setrip dua, dan Lentena Dua yang dilambangkan dengan setrip satu.

Bintara Tinggi adalah golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua, pada jenjang ini ada dua kedudukan yang pertama adalah Pembantu Lentena Satu yang dilambangkan dengan garis melengkung seperti huruf M berjumlah dua dan Pembantu Lentena Dua dengan dilambangkan dengan garis yang sama seperti pembantu lentena satu akan tetapi berjumblah satu.

Bintara adalah golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang lebih rendah dari Letnan Dua atau Inspektur Polisi Dua, dan lebih tinggi dari Kopral Kepala atau Ajun Brigadir Polisi. Bintara merupakan tulang punggung Kesatuan atau sebagai penghubung antara Perwira dengan Tamtama atau sebaliknya. pada jenjang ini ada 4 kedudukan yaitu Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, dan Sersan Dua.

Pembagian tamtama di TNI. merupakan golongan calon bintara di TNI, terdiri dari tiga kepangkatan, dari paling tinggi Kopral Kepala, Kopral Satu, dan Kopral Dua. merupakan golongan pangkat Prajurit di TNI.

Adapun jenjang yang paling rendah dan paling akhir adalah Tamtama yang merupakan golongan pangkat ketentaraan dan kepolisian yang paling rendah, mulai dari Prajurit Dua, Prajurit satu, dan Prajurit Kepala.

 

Leave a Reply