Manfaat Siwak yang Luar Biasa

 

Apa Itu Siwak

Salvadora Persica

Siwak atau miswak merupakan dahan atau akar dari pohon Salvadora persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Karena itulah semua dahan atau akar pohon apa saja boleh digunakan untuk bersiwak dengan catatan jika memenuhi persyaratannya, yaitu:

  • Lembut, sehingga batang atau akar kayu yang keras tidak boleh digunakan untuk bersiwak karena bisa merusak gusi dan email gigi,
  • Bisa membersihkan dan berserat serta bersifat basah, sehingga akar atau batang yang tidak ada seratnya tidak bisa digunakan untuk bersiwak dan serat tersebut tidak berjatuhan ketika kita mengunakannya untuk bersiwak sehingga tidak mengotori mulut.

Apa Hukum Bersiwak

Hukum bersiwak adalah sunnah muakkadah karena anjuran dari Rasulullah dan karena kesenantiasaan beliau dalam melakukannya juga kecintaan beliau serta ajakan dia kepada siwak tersebut.

Manfaat Bersiwak

Siwak  atau bersiwak merupakan pekerjaan yang ringan akan tetapi mempunyai faedah yang luar biasa, baik bersifat keduniaan ataupun bersifat akhirat. Faedah bersiwak dalam hal keduniaannya yaitu berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain sebagainya. Sedangkan faedah dalam hal keakhiratannya yaitu Ittiba’ Rasul (mengikuti sunah Rosulullah Shalallah ‘Alaihi Wa Salam) dan mendapatkan keridhaan dari Allah.

Berbagai uji coba telah banyak dilakukan dalam upaya mengetahui manfaat dari Salvadora Persica atau kayu siwak ini.Sedangkan fakta ilmiah dari siwak antara lain :

  1. Pada penggunaan siwak pertama kali, mungkin akan terasa pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids.

 

  1. Kandungan kimia seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi.

Dalil-dalil Tentang Bersiwak

Ada banyak sekali dalil dalil dalam hadits Rasulullah yang menerangkan masalah bersiwak yaitu:

  • Dari Ali bin Abi Thalib, rasulallah bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba bila bersiwak lalu berdiri mengerjakan salat, maka berdirilah seorang malaikat dibelakangnya lalu mendengarkan bacaannya dengan saksama kemudian dia mendekatinya (atau dia mengucapkan kalimat seperti itu) hingga malaikat itu meletakkan mulutnya diatas mulut orang yang membaca al-Qur’an, maka tidaklah keluar dari mulutnya bacaan al-Qur’an itu melainkan langsung ke perut malaikat, oleh sebab itu bersihkanlah mulut-mulut kalian untuk membaca al-Qur’an. Dikeluarkan oleh Abdullah bin al-Mubarak dalam kitabnya az-Zuhd no. 1211, al-Mundziri dalam at-Targhiib dan at-Tarhiib dan al-Albani berkata: Hasan shahih (Shahih at-Tarhiib no. 215).

 

  • “Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi Rob”. (HR: Ahmad, irwaul golil no 66 [shohih]).

 

  • “Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu”. (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)

 

  • “Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan salat”. (HR: Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)

 

  • ”Aku bertanya kepada ‘Aisyah: “Apa yang dilakukan pertama kali oleh rasulullah jika dia memasuki rumahnya?” Dia menjawab ”Bersiwak”. (HR: Muslim, irwaul golil no 72)

 

  • Dari Abu Musa Al-Asy’ari berkata, yang artinya: “Aku mendatangi nabi S.A.W dan dia sedang bersiwak dengan siwak yang basah. Dan ujung siwak pada lidahnya dan dia sambil berkata “Uh-uh”. Dan siwak berada pada mulutnya seakan-akan dia muntah”. (HR: Bukhori dan Muslim)

 

  • Dari Aisyah berkata, yang artinya: “Aku melihat rasululloh memandang siwak tersebut, maka akupun tahu bahwa dia menyukainya, lalu aku berkata: ‘Aku ambilkan siwak tersebut untuk engkau?” Maka rasulullah mengisyaratkan dengan kepalanya (mengangguk-pent) yaitu tanda setuju.” (HR: Bukhori dan Muslim)

Leave a Reply